RSS

Arsip Kategori: Uncategorized

Tips Membeli Tanah dan Bangunan

Blogger, kita mungkin pernah mendengar, mengetahui atau mengalami sendiri, orang tua kita, saudara kita atau barangkali tetangga kita yang membeli tanah dan bangunan -baca Rumah-. Banyak sekali kejadian yang saya temukan dilapangan terjadinya kesalahpahaman antara penjual dan pembeli mengenai biaya-biaya yang akan dikeluarkan untuk pengurusan balik nama sertipikat tanah dan bangunan tersebut. Untuk menghindari hal-hal tersebut ada hal-hal yang harus diperhatikan ketika kita bermaksud untuk membeli sebidang tanah dan bangunan (rumah) diantaranya:

NJOP (Nilai Jual Objek Pajak) atas Pajak Bumi dan Bangunan yang bisa dilihat dari Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) PBB . NJOP adalah dasar pengenaan untuk perhitungan pajak penjualan dan pembelian atas tanah dan bangunan tersebut.
Sertipikat Kepemilikan Tanah, apakah sertipikat Hak Milik atau Hak Guna Bangunan, karena jika sertipikat HGB, anda harus mengeluarkan biaya untuk peningkatan hak menjadi hak milik. Dalam hal sertipikatnya masih HGB maka harus diperhatikan tanggal berakhirnya hak sebab jika masa HGB berakhir maka baiaya untuk peningkatan hak menjadi lebih mahal.
Biaya Pengurusan, seringkali penjual dan pembeli berselisih paham mengenai hal ini, ketika mereka telah berada di Kantor Notaris/PPAT, untuk menghindari hal itu maka sebaiknya biaya pengurusan dibicarakan pada saat nego harga penjualan/pembelian atas tanah dan bangunan (rumah) tersebut, apakah biaya dibagi 2 atau hanya ditanggung pembeli atau penjual saja.
Pajak, yang seringkali tidak diketahui oleh masyarakat kebanyakan adalah mengenai pengenaan pajak atas penjualan dan pembelian yang dapat diketahui dari NJOP PBB terutang atau nilai yang ditentukan oleh pemda setempat. Pph (pajak penjualan) dikenakan jika NJOP atau nilai jual diatas 60 juta, dikenakan sebesar 5 % dari Nilai Jual. Pajak Pembelian (BPHTB) dikenakan sebesar 5 % setelah dikurangi faktor pengurang yang ditentukan berdasarkan peraturan daerah. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai perhitungan BPHTB bisa dilihat di postingan saya sebelumnya, http://tatieharyani.blogspot.com/2011/06/cara-menghitung-bphtb-bea-perolehan-hak.html

Selain hal-hal tersebut perlu juga diperhatikan hal-hal lainnya yang juga penting untuk diketahui:

apakah sertipikat sedang dalam jaminan atau tidak, sebab adakalanya penjual yang menawarkan rumah sedang sertipikat sedang dijaminkan di pihak lain.
tanah dan bangunan (rumah) tersebut belum ada sertipikatnya atau hanya memiliki akta jual beli saja, sebab jika demikian biaya untuk penerbitan sertipikat tersebut relatif lebih mahal dibandingkan biaya pengurusan untuk tanah yang sudah bersertipikat.
nama disertipikat apakah nama yang tertera di sertipikat adalah nama penjual langsung atau nama orang lain? (kita membeli dari tangan kedua), sebab itu juga akan merepotkan kita dalam hal pengurusan surat-surat dan balik nama sertipikat.
jika kita membeli sebagian (splitsing) maka harus segera dilakukan pengurusan pemsahan/pemecahan (splitsing) dari sertipikat induk karena seringkali dilapangan saya menemukan pembeli kesulitan untuk menemukan sertipikat induk ketika dia bermaksud untuk melakukan pengurusan baliknama dan splitsing sertipikat atas tanah miliknya.
perlu juga kita lakukan pengecekan sertipikat sebelum tranksaksi jual beli berlangsung, sebab siapa tahu sertipikat tersebut bermasalah, dan akan merugikan kita sebagai pembeli.
jangan sekali-kali membeli tanah atau bangunan yang tidak memiliki surat-surat atau bukti kepemilikan apapun meskipun memiliki PBB sebab PBB bukan bukti kepemilikan.
oh ya perlu juga diperhatikan lokasinya sebab jika berada di lokasi yang strategis tentu akan memiliki daya jual yang tinggi.

Demikian bloggers.. mudah-mudahan tips diatas bermanfaat untuk anda yang sedang atau akan membeli rumah, jika kita mengetahui hal-hal tersebut sedikit besar bisa membantu anda agar ada terhindar dari kesalahpahaman dalam melakukan penjualan atau pembelian rumah sehingga dengan demikian anda akan terhindar dari penjualan yang terlalu murah atau pembelian yang terlalu mahal.

Semoga Bermanfaat yaaa… ^_^

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 08/11/2011 in Uncategorized

 

Berbagi

Aku menemukan luka yang menganga
Diantara tawamu yang membahana
Duka apa kau sembunyikan dibalik tegarnya tubuhmu
Aku bahkan tak mampu mengenalinya dibalik cerianya wajahmu

Kepedihan, harapan dan lara
Tak hendakkah kau bagi denganku?
Aku siap menampungnya
Dengan mangkuk jiwa yang telah kusiapkan sejak lama
Sejak aku mampu memahami
Rapuhnya jiwa dibalik kokohnya jasadmu..

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 03/01/2011 in Uncategorized

 

Semangat..

Bukan saya tak mau hidup apa adanya tapi jika kita masih mampu berusaha kenapa tidak kita melakukan sesuatu untuk penghidupan yang lebih baik, sukses tidak datang dengan sendirinya, tapi kita perlu kerja keras dan memaksimalkan usaha untuk kesuksesan hidup kita.. Adakah terlihat sebagai sebuah ambisi? Tentu saja hidup harus selalu memiliki ambisi supaya kita selalu bersemangat untuk menjalaninya. Saya memiliki target-target dalam hidup, dan sampai saat ini banyak yang belum terrealisasikan karen saya sadar tidak melakukan sesuatu untuk target-target hidup saya, tapi mulai saat ini saya akan berusaha mewujudkan impian saya, baik tanpa maupun bersamanya… Ya saya harus bangkit dari keterpurukan hidup karena ada banyak hal yang ingin saya capai, ada banyak kebaikan yang ingin saya beri….

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 03/01/2011 in Uncategorized

 

Karena ASI adalah Hak Anak

Belakangan ini kembali mencuat pemberitaan mengenai hasil penelitian IPB mengenai susu formula yang terkontaminasi bakteri sakazakii (enterobacter Sakazakii). Penelitian yang dilakukan antara tahun 2003 hingga 2006 menemukan adanya kontaminasi enterobacter sakazakii sebesar 22,73 persen dari 22 sampel susu formula yang beredar, penelitian sendiri dilansir tahun 2008 dan IPB tidak bersedia menyebutkan merk susu yang dimaksud.
Melalui Putusan Mahkamah Agung No. 2975/K/Pdt/2009 yang menguatkan putusan-putusan sebelumnya memutuskan agar pemerintah, Badan POM dan IPB mengumumkan merk-merk susu yang terkontaminasi tersebut, meskipun pihak-pihak yang terkait tersebut diatas sampai saat ini tidak (belum) mengumumkan hasil penelitian tersebut. Hal ini tentu saja menimbulkan keresahan bagi masyarakat, karena khawatir susu yang dikonsumsi anak-anak balitanya terkontaminasi.
Tiba-tiba saja saya jadi ingat, saya melahirkan di awal tahun 2006, jika demikian maka ada kemungkinan saat itu susu yang dikonsumsi anak saya terkontaminasi bakteri sakazakii. Yang terjadi pada anak saya saat itu adalah dia harus dirawat di rumah sakit karena sakit panas dan diare yang menyebabkan dehidrasi, sehingga memerlukan perawatan dokter. Benarkah sakitnya anak saya waktu itu disebabkan karena Alergi Susu Formula seperti yang disebutkan oleh dokter anak yang memeriksanya? Apakah ada kemungkinan Karena susunya terkontaminasi bakteri sakazakii? Entahlah…
Setiap meminum susu formula (seingat saya pernah 3 kali memberikannya sebagai penunjang ASI), selalu anak saya memerlukan perawatan rumah sakit karena diare terus menerus dan dehidrasi. Sejak itu saya memang tidak pernah memberikan susu formula merk apapun, karena bagi saya ASI tetaplah hal terbaik yang harus diberikan kepada anak kita.
Saat ini saya berpikir, mengapa mesti resah jika pemerintah, IPB atau Badan POM tidak juga memberikan keterangan dan mengumumkan merk-merk susu tersebut? Mengapa mesti menunggu sesuatu yang tak pasti? Pemerintah dengan berbagai alasannya tetap saja akan menunjukkan ketidakpeduliannya terhadap masyarakat, khususnya masyarakat bawah, haruskah kita tetap menunggu dan berharap?lalu siapa yang mesti peduli terhadap anak-anak kita?siapa yang peduli terhadap bayi yang baru kita lahirkan? Hanya kita sebagai ibunya.
Allah telah memberikan perintah kepada kita, kaum ibu untuk memberikan ASI kepada anaknya sampai usia 2 tahun seperti yang tercantum dalam Al-quran Surat Al Baqarah ayat 233.
“para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah member makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma’ruf………………………”
Ayat tersebut menekankan ASI itu sangat penting, karena usia 2 tahun pertama adalah masa golden age, masa penting dalam perkembangan anak.

Fenomena yang berkembang saat ini adalah Ibu-ibu muda khususnya tidak mau memberikan ASI kepada anak-anaknya dengan berbagai alas an, sehingga diperlukan adana duta-duta ASI dan peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang itu.
Penelitian itu sangat bermanfaat kiranya buat kita, dan sebagai muslim yakinlah kita bahwa Islam telah mengatur sisi kehidupan kita dengan sempurna, aturan-aturannya memberikan kebaikan bagi kita semua, kita tidak perlu resah jika pemerintah tidak mau mengumumkan merk-merk susu formula, bukankah ASI lebih penting daripada susu formula?dan secara financial lebih ekonomis karena tidak perlu membelinya? Yakinlah wahai para ibu ASI adalah hal terbaik buat anak dan hak anak yang harus kita berikan.

Sumber : http://www.detik.com
http://www.vivanews.com
http://www.parentingislami.wordpress.com
http://www.kompas.com

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 02/26/2011 in Uncategorized

 
Galeri

Siapa Nama Nenek Nabi Muhammad Saw..

 

seperti biasa, sebelum tidur saya selalu membacakan atau menceritakan kisah-kisah atau dongeng-dongeng sebagai pengantar tidur, yang menjadi favourite hafiz adalah kisah dalam Surat Alfiil, menjadi menarik karena dalam surat itu ada burung dan gajah. Ketika bercerita tentang surat Al Fiil saya selalu menyambungkannya dengan kisah kelahiran Nabi Muhammad Saw, sampai Hafiz bertanya tentang ibunya, bapaknya, kakeknya, pamannya dan tiba-tiba dia bertanya siapakah nenek Nabi Muhammad? pertanyaan yang tidak saya perkirakan, namun membuat saya berpikir.. ya selama ini kita hanya mengenal ibu, bapak, paman, kakek, sedang neneknya? sampai saat ini pun saya tidak tahu.

pertanyaan Hafiz membuat saya menekuri literatur-literatur tentang sejarah dan biografi Muhammad, namun hasilnya.. saya tetap belum menemukan siapa sebenarnya Nenek Nabi Muhammad?

Membicarakan nenek moyang (nasab) Nabi Muhammad saw sangat penting, setidaknya karena dua hal, pertama, adanya klaim (nasab) sepihak yang merujuk pada Nabi Ibrahim as dari bangsa Yahudi. Misalnya bisa kita lihat dari klaim bangsa Yahudi bahwa yang “dikurbankan” oleh Nabi Ibrahim adalah Nabi Ishaq.

Kedua, untuk membuktikan adanya estafet risalah kenabian Muhammad saw dari nenek moyang nabi terdahulu, khususnya dari Nabi Ibrahim as. Seperti yang kita baca dari beberapa ayat Al Qur’an berikut ini, agama yang dibawa oleh Nabi Muhammad saw bersumber dari agama Ibrahim as.

Ibrahim bukanlah seorang Yahudi atau seorang Nasrani, melainkan seorang hanif dan Muslim. (Ali Imran/3:67). Kemudian kami wahyukan kepada engkau (Muhammad), “Ikutilah agama Ibrahim secara hanif.” (An Nahl/16:123). Katakanlah (olehmu, Muhammad), “Sesungguhnya Tuhanku telah menunjukkan aku ke jalan yang lurus, yaitu agama yang tegak, agama Ibrahim yang hanif.” (Al An’am/6:161).

Bukti nyata dari runtutan agama dari Nabi Ibrahim as kepada Nabi Muhammad saw adalah pewarisan ibadah haji yang jejaknya ditorehkan oleh Ibrahim dan keluarganya (Hajar dan Ismail). Sofa-Marwah, kurban, zamzam, Mina, Muzdhalifah, Arafah adalah kata-kata kunci yang kini menjadi tradisi penting dalam haji.

Demikian pula, Ka’bah—rumah ibadah pertama kali yang didirikan untuk umat manusia (Ali Imran/3:96)—yang dibangun (kembali) oleh Nabi Ibrahim as dan Nabi Ismail as (Al Baqarah/2:127), kini menjadi sentral ibadah umat Islam. Bukan saja sebagai tempat thawaf dalam ibadah umrah dan haji, melainkan juga menjadi kiblat dalam ibadah shalat umat Islam sedunia.

Bagaimana nasab Nabi Muhammad saw sampai Nabi Ibrahim as? Para ahli sejarah sepakat bahwa Nabi Muhammad saw adalah keturunan Nabi Ibrahim as (lewat jalur Nabi Ismail as). Tetapi terjadi perselisihan berapakah nenek-nenek beliau di antara Ismail dengan Adnan. Kata setengahnya banyaknya 40 orang, setengahnya pula mengatakan 7 orang. Berkata Abu Abdullah Al-Hafidzh: “Tentang berapakah bilangan nenek-nenek moyang Rasulullah sejak dari Adnan menjelang Ismail dan Ibrahim itu tidaklah ada suatu riwayat yang muktamad.” (Hamka, Sejarah Umat Islam).

Tetapi sebagian ahli sejarah memberi data bagaimana sambungan antara Adnan sampai Nabi Ibrahim as, diantaranya: Adnan adalah Ibnu Ad bin Humaisi bin Salaman bin Aush bin Basuz bin Qumwal bin Ubay bin Awwan bin Nasyid bin Haza bin Baldas bin Yadlaf bin Thabikh bin Jahim bin Nasyid bin Makhi bin Iyadl bin Abqar bin Ubaid bin Ad Da’a bin Hamdan bin sunbur bin Yatsribi bin Yahzan bin Yalhan bin Arawa bin Iyadl bin Disyan bin Aishir bin Afnad bin Aiham bin Magshar bin Nahits bin Zarah bin Sama bin Maza bin Audlah bin Iram bin Qidar bin Ismail as bin Ibrahim as (Syaikh Shafiyyur Rahman Al Mubarakfury, Sejarah Hidup Muhammad – Sirah Nabawi).

Bahkan silsilah itu oleh dilanjutkan sampai Adam as, meskipun ini oleh Syafiyyur Rahman dianggap bahwa di dalamnya terdapat perkara-perkara yang tidak benar. Adapun silsilah Nabi Ibrahim as sampai Adam as yang dimaksud adalah; Ibrahim bin Tarih bin Nahur bin Asragh bin Arghu bin Falikh bin Abir bin Syalikh bin Arfakhsyad bin Sam bin Nuh as bin Lamik bin Mattusyalakh bin Akhnukh (Idris as) bin Yarid bin Mahlail bin Qayin bin Anus bin Syits bin Adam as. (Abu Muhammad Abdul Malik bin Hisyam Al Muafiri, Sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam Jilid I, Darul Falah,, Jakarta, 2004).

Jika silsilah dari Nabi Ibrahim as sampai Adnan terjadi perselisihan pendapat (apalagi dari Adam as sampai Ibrahim as!), maka ahli sejarah sepakat tentang nasab Nabi Muhammad saw sampai Adnan, dengan runtutan sebagai berikut: Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muthalib (Syaibah) bin Hasyim (Amru) bin Abdi Manaf (Mughirah) bin Qushay (Zaid) bin Kilab bin Murrah bin Ka’b bin Lu’ay bin Ghalib bin Fihr (darinya penisbatan kabilah Quraish) bin Malik bin Nadhar bin Kinanah bin Khuzaimah bin Mu’id bin Adnan.

Jalur keturunan dari garis keturunan Ismail ini oleh para ahli sejarah digolongkan dalam kelompok Arab Musta’ribah, yang dinamakan juga Arab Adnaniyyah. Sedangkan dua golongan bangsa Arab lainnya adalah Arab Ba’idah, yaitu kaum Arab terdahulu yang rincian sejarah mereka tidak dapat diketahui secara sempurna seperti kaum Ad, Tsamud Thasam, Amlaq. Golongan lainnya adalah Arab Aribah, yaitu kaum Arab yang berasal dari garis keturunan Ya’rib bin Yasyjib bin Qahthan, yang disebut Arab Qathaniyyah, yang bertempat di Yaman dengan dua kabilah yang terkenal, yaitu Humair dan Kahlan. (Syaikh Shafiyyur Rahman Al Mubarakfury, Sejarah Hidup Muhammad – Sirah Nabawi)

Keistimewaan Keluarga Nabi Muhammad saw.

Dengan mempelajari nasab Nabi Muhammad saw, maka kita kana menemukan beberapa keistimewaan:

1. Jalur dari Nabi Ibrahim as. “Sesungguhnya Allah telah memilih Ismail di antara anak Ibrahim, kemudian memilih Kinanah di antara anak keturunan Ismail, kemudian memilih Quraisy di antara Bani Kinanah, kemudian memilih Bani Hasyim di antara Bani Kinanah, kemudian memilih aku di antara Bani Hasyim.” (HR Muslim dan Tirmidzi)
2. Keluarga Terhormat dan Terbaik. Dari Abbas bin Abdul Muthalib, ia berkata bahwasanya Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya Allah telah menciptakan makhluk, lalu menjadikan aku termasuk dari kelompok mereka yang terbaik. Kemudian, dipilihlah kabilah-kabilah, maka Dia menjadikan aku termasuk kabilah yang terbaik. Kemudian dipilihlah keluarga-keluarga, maka Dia menjadikan aku termasuk dari keluarga yang terbaik. Maka saya adalah orang yang terbaik di antara mereka, dalam hal pribadi dan keluarga.” (HR Tirmidzi).

Keistimewaan keluarga Nabi Muhammad saw, bisa dilihat dari sisi singgungan mereka dengan Mekkah (kota suci yang melegendaris) dan Ka’bah (bangunan

suci yang juga melegendaris). Mulai dari menghidupkan dan meng-kota-kan Mekkah (dengan air zamzam yang terpancar dari tanah di atas kaki bayi Ismail, akan menjadi sumber kehidupan manusia), pembangunan (kembali) Ka’bah oleh Ibrahim dan Ismali berikut tradisi haji dan pemeliharaan ka’bah dari segala aspeknya secara turun temurun oleh nenek moyang Nabi Muhammad saw. Ini bisa kita lihat dari peran mereka masing-masing sebagai berikut:

1. Qushayy bin Kilab (400 M). Dialah penggagas komunitas (ditandai dengan bangunan) di sekitar Ka’bah, termasuk tempat bernama Dar An-Nadwah, sebagai tempat bertemunya para pembesar-pembesar Mekkah.
2. Pemegang jabatan-jabatan penting seputar Ka’bah: (penjaga pintu Ka’bah = juru kunci)
* Siqayah (penyedia air tawar).
* Rifada (pemberi makanan).
* Nadwa (pemimpin rapat tiap tahun musim)
* Liwa’ (penjaga panji-panji)
* Qiyada (pemimpin pasukan perang)
3. Abdul Manaf (430 M). Keluarga ini mendapat bagian untuk mengurus persoalan air dan makanan. Sedangkan keluarga Abdur Dar (saudaranya) bertugas memegang kunci, panji, dan memimpin rapat.
4. Hasyim (464 M). Dialah pemegang urusan air dan makanan. Pengancur masyarakat untuk menafkahkan hartanya untuk memberi makanan pada peziarah ka’bah. Juga semakin meng-kota-kan Mekkah.
5. Abdul Muttalib (495 m). Penerus urusan pembagian air dan makanan. Penggali (kembali) sumur Zamzam yang terpendam. Pada masa beliau, terjadi penyerangan Ka’bah oleh Abrahah. (Muhammad Haikal, Sejarah Hidup Muhammad)

karena sistem Arab tidak mengenal Matriliniar, maka sulit sekali melacak kisah atau biografi mengenai Nenek Nabi Muhammad, dari beberapa sumber dapat diketahi bahwa Nenek nabi Muhammad s.a.w ialah Nama Nenek Nabi MUHAMMAD SAW dari Bapak adalah Fatimah binti Umar Al-Makhzumiyah sedangkan dari pihah ibu adalah Burrah binti Abdul U’za’ bin Utsman bin Qushay bin Kilab bin Murrah (wallahu’alam bis showab)

sumber
http://pojokkata.wordpress.com/2007/06/29/nenek-moyang-nabi-muhammad-saw/
http://epondok.wordpress.com/2008/10/29/soalan-siapakah-nama-nenek-
nabi-muhammad-saw/
http://marawisbaitussalam.blogspot.com/2010/06/biografi-nabi-muhammad-saw.html

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 02/26/2011 in Uncategorized

 

my first post..

ini blog ketiga yang aku buat, terinspirasi dari blog seorang teman, dua blog lainnya aku bikin di blogspot, sebenarnya ini hanya coba-coba saja, hanya ingin tahu dan ingin belajar siapa tahu blog disini akan menjadi lebih menarik.
sebagai orang yang sangat-sangat tidak mengerti mengenai “dunia blog” dan gaptek banget, tentu saja ini adalah awal yang sulit, akan tetapi aku ingin belajar, itulah point nya.. aku selalu ingin tahu dan selalu ingin mempelajarinya, aku selalu beranggapan, oranglain bisa, kenapa aku tidak? berbekal modal itulah jadilah blog ini.
kekurangan tentu sangat banyak, mudah-mudahan kedepannya blog ini akan bermanfaat..

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 02/08/2011 in Uncategorized

 

Tag: